1 Oktober 2026

Ruang keluarga Korea — cerita dari orang Korea, dalam bahasamu

Tempat

Pakai Hanbok, Masuk Gratis: Aturan Istana di Seoul

Pakai hanbok dan gerbang istana terbuka untukmu — asal pakaianmu lolos pemeriksaan. Apa yang dihitung, berlaku di mana, dan di mana tidak.

Oleh Editor MARU · · 6 menit baca
Pakai Hanbok, Masuk Gratis: Aturan Istana di Seoul
Foto: Fernando B M / Pexels

Coba lewati Gerbang Gwanghwamun saat akhir pekan yang cerah, dan kamu akan melihatnya di mana-mana: rombongan teman dengan rok sutra dan jaket berlengan lebar, pasangan dengan warna senada, orang tua yang mengejar anak-anak berbalut hanbok mungil. Banyak dari mereka tidak membeli tiket sama sekali. Sudah lebih dari satu dekade, Korea membolehkan siapa pun yang memakai 한복 (hanbok, pakaian tradisional Korea) masuk ke istana-istana kerajaan secara gratis — baik orang Korea maupun wisatawan asing.

Jawaban singkatnya begini. Kalau pakaianmu memenuhi pedoman resmi hanbok, kamu bisa masuk tanpa bayar ke Istana Gyeongbokgung, Changdeokgung, Changgyeonggung, dan Deoksugung, Kuil Jongmyo, serta makam-makam kerajaan Dinasti Joseon yang dikelola Korea Heritage Service. Pengecualian terbesarnya adalah Taman Rahasia di Changdeokgung, yang tetap butuh tiket sendiri. Selebihnya ada di detail — dan detail itu penting diketahui sebelum kamu menyewa.

Kenapa istana menggratiskan pemakai hanbok

Idenya sederhana: membuat orang kembali memakai hanbok. Sepanjang abad ke-20, pakaian Barat menjadi pakaian sehari-hari di Korea, dan hanbok berubah jadi pakaian yang kebanyakan dari kami kenakan terutama saat pernikahan, ulang tahun pertama anak, dan hari raya seperti Seollal dan Chuseok. Sejak 2013, masuk istana gratis menjadi cara untuk menghadirkan hanbok kembali dalam kehidupan sehari-hari dan memperkenalkannya ke dunia. Kini program ini dijalankan oleh Royal Palaces and Tombs Center di bawah Korea Heritage Service (국가유산청, Gukga Yusancheong), dan pedomannya dengan jelas menyebut bahwa wisatawan asing yang memakai hanbok juga berhak.

Kebijakan ini sukses besar. Toko sewa hanbok kini berjajar di sekitar Gyeongbokgung, dan bagi banyak anak muda Korea maupun wisatawan, sore hari di istana sambil memakai hanbok sudah jadi semacam ritual kecil.

Berlaku di mana — dan pengecualiannya

Kalau hari tutup rutin jatuh pada hari libur nasional, lokasi biasanya tetap buka. Jam buka berubah mengikuti musim, jadi cek dulu sebelum berangkat.

Sekarang soal pengecualian. Taman Rahasia (후원, Huwon) di Changdeokgung tidak termasuk. Kunjungannya memakai tiket terpisah dengan jadwal masuk tertentu, dan halaman tarif resmi mencantumkan daftar yang jauh lebih sempit untuk yang bisa masuk gratis — pemakai hanbok tidak ada di dalamnya. Hanbok-mu tetap berlaku untuk area istana yang kamu lewati menuju taman, tapi pesan tiket taman seperti pengunjung lain. Program khusus yang tiketnya terpisah juga punya aturan sendiri. Pembukaan malam musiman di Gyeongbokgung belakangan ini menggratiskan pemakai hanbok setelah pakaiannya diperiksa, tapi syaratnya diumumkan tiap musim, jadi baca pengumumannya dulu.

Jongmyo juga punya ritmenya sendiri. Pada kebanyakan hari kerja, kuil ini dikunjungi lewat tur berpemandu dengan jadwal tertentu, sementara akhir pekan dan hari libur nasional pengunjung bebas berkeliling sendiri. Atur jadwalmu menyesuaikan hal ini.

Apa yang dihitung sebagai hanbok

Di sinilah banyak orang ditolak di gerbang. Petugas memeriksa pakaian berdasarkan pedoman yang sudah diumumkan, dan aturan intinya soal struktur: kamu butuh atasan dan bawahan.

Yang tidak dihitung: 두루마기 (durumagi, mantel panjang) atau jubah lain yang hanya dipakai di atas baju biasa; jeogori dengan celana jins; rok hanbok dengan kaus; atasan bergaya kaus; dan gaun terusan tanpa jeogori terpisah. Pedoman juga meminta hanbok yang pantas dengan martabat istana dan tidak terlalu terbuka, jadi model yang sangat pendek atau berbelahan dada rendah bisa ditolak. Untuk kunjungan siang biasa, kalau pakaianmu tidak lolos, kamu tinggal membeli tiket biasa.

Menyewa hanbok dengan sopan

Kebanyakan pengunjung menyewa, dan toko-toko di dekat istana membuatnya mudah: kamu pilih setelannya, staf membantu memakaikannya, dan banyak yang juga menawarkan tata rambut sederhana serta aksesori. Beberapa kebiasaan kecil membuat harimu lebih menyenangkan untuk semua orang.

Sedikit soal gaya. Di akhir 2010-an, di Korea sempat ada perdebatan soal hanbok sewaan dengan motif mencolok, kain transparan, dan bentuk yang meminjam kostum lain, serta apakah hanbok seperti itu pantas mendapat tiket gratis. Pedoman yang berlaku sekarang tidak melarang desain modern; fokusnya pada struktur dasar. Memilih setelan yang jelas terlihat khas Korea adalah cara paling mudah supaya tidak ditanya-tanya di gerbang.

Kalau kamu ke Korea: etiket berfoto

Istana dan hanbok memang paling cocok untuk difoto, dan memotret dengan ponsel atau kamera sama sekali tidak dilarang. Meski begitu, ada beberapa aturan dan sopan santun yang perlu diingat.

Satu hal terakhir: aturan bisa berubah. Pihak istana sesekali memperbarui pedoman, jam buka, dan programnya, jadi cek situs Royal Palaces and Tombs Center sebelum berangkat.

Jawaban singkat

Apakah masuk Gyeongbokgung gratis kalau pakai hanbok?

Ya. Gyeongbokgung, Changdeokgung, Changgyeonggung, Deoksugung, dan Jongmyo menggratiskan pemakai hanbok, termasuk wisatawan asing, selama pakaiannya sesuai pedoman.

Apakah hanbok modern atau fusion juga berlaku?

Hanbok modern berlaku kalau ada jeogori berkerah silang plus rok atau celana berpotongan tradisional. Jeogori dengan jins, jubah di atas baju biasa, atau gaun terusan tidak berlaku.

Apakah Taman Rahasia Changdeokgung gratis dengan hanbok?

Tidak. Tur Huwon butuh tiket sendiri; hanbok hanya berlaku untuk area utama istana.

Sumber

Lainnya dari MARU

Tanya orang Korea

Tanya orang Korea

Penasaran dengan sesuatu di Korea? Tanyakan dalam bahasamu — pertanyaan terbaik kami jawab dalam cerita baru.

Jangan sertakan informasi pribadi. Pertanyaan bisa dikutip (tanpa namamu) di cerita berikutnya.

Surat dari Korea

Satu cerita setiap Minggu, dijelaskan oleh orang Korea — dalam bahasamu.