Umur Korea: tiga cara menghitung usia dan mana yang berlaku
Lahir 31 Desember, besoknya sudah dua tahun? Begini cara orang Korea menghitung umur — dan apa yang berubah sejak Juni 2023.

Ada teka-teki yang dulu senang diceritakan orang Korea kepada orang asing: bayi yang lahir tanggal 31 Desember sudah berumur dua tahun keesokan harinya. Bukan dua hari — dua tahun. Menurut hitungan tradisional, bayi yang baru lahir langsung dianggap berumur satu tahun, lalu seluruh warga negara bertambah umur bersama-sama saat kalender berganti ke 1 Januari.
Jadi, berapa umur seseorang di Korea sekarang? Sejak 28 Juni 2023, jawaban resminya adalah umur internasional: mulai dari nol dan bertambah satu setiap ulang tahun, seperti di hampir semua negara. Tapi sistem lama belum benar-benar hilang. "Umur Korea" masih muncul dalam obrolan, dan cara ketiga, "umur tahun", masih tertulis di beberapa undang-undang — termasuk aturan yang menentukan kapan kamu boleh membeli bir pertamamu. Begini cara ketiganya saling berkaitan.
Tiga cara menghitung satu kehidupan
Selama beberapa generasi, orang Korea memakai tiga cara sekaligus:
- Umur Korea — 세는 나이 (seneun nai, "umur hitungan"). Kamu berumur satu tahun saat lahir dan bertambah satu tahun setiap 1 Januari. Ulang tahun sama sekali tidak mengubah angkanya.
- Umur tahun — 연 나이 (yeon nai). Kamu berumur nol saat lahir dan bertambah satu tahun setiap 1 Januari. Praktisnya: tahun sekarang dikurangi tahun lahir.
- Umur internasional — 만 나이 (man nai, "umur penuh"). Kamu berumur nol saat lahir dan bertambah satu tahun setiap ulang tahun.
Bayangkan seseorang yang lahir pada 20 Oktober 2000. Pada awal Oktober 2026, orang itu berumur 25 tahun menurut umur internasional, 26 menurut umur tahun, dan 27 menurut umur Korea. Tiga jawaban benar untuk satu pertanyaan sederhana — dan justru karena itulah pemerintah akhirnya memilih satu saja.
Asal-usul umur Korea bahkan belum sepenuhnya jelas bagi para peneliti. Salah satu penjelasan populer mengatakan cara ini ikut menghitung masa dalam kandungan, yang dibulatkan menjadi satu tahun; penjelasan lain mengaitkannya dengan cara lama di Asia Timur menomori tahun yang dimulai dari satu, bukan nol. Negara-negara tetangga meninggalkan sistem serupa sepanjang abad ke-20, tetapi di Korea kebiasaan ini bertahan dalam kehidupan sehari-hari. Bahasanya pun ikut bermain: bertambah tua disebut 나이를 먹다 (naireul meokda, harfiah "makan umur"), dan ada ungkapan terkenal bahwa kamu bertambah satu tahun setelah menghabiskan semangkuk 떡국 (tteokguk, sup kue beras) di hari Tahun Baru.
Apa yang berubah pada 28 Juni 2023
Sebenarnya, hukum perdata Korea sudah menghitung umur sejak tanggal lahir selama puluhan tahun. Namun kehidupan sehari-hari memakai umur Korea, dan banyak aturan memakai umur tahun, sehingga angka yang sama bisa berarti hal yang berbeda. Kementerian Legislasi Pemerintah, yang memimpin perubahan ini, mencontohkan perjanjian kerja tahun 2014 yang memotong upah mulai "umur 56": kedua pihak berselisih apakah itu berarti 55 atau 56 tahun penuh, dan perkaranya baru selesai pada 2022.
Pada Desember 2022, Majelis Nasional mengesahkan perubahan dua undang-undang — Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang Umum Administrasi Publik — yang keduanya berlaku sejak 28 Juni 2023. Bunyi barunya menyatakan bahwa umur dihitung dalam tahun penuh sejak hari lahir, dan umur bayi di bawah satu tahun boleh ditulis dalam bulan. Kecuali ada undang-undang khusus yang mengatur lain, setiap umur yang tertulis dalam peraturan, kontrak, atau dokumen resmi kini dibaca sebagai umur internasional, meskipun kata man tidak ditulis di depannya.
Di atas kertas, sebagian besar orang Korea mendadak satu atau dua tahun "lebih muda" dalam semalam. Dalam survei daring pemerintah terhadap sekitar 22.000 orang beberapa bulan setelah perubahan, 88,5 persen mengatakan akan memakai umur internasional juga dalam kehidupan sehari-hari.
Di mana umur tahun masih berlaku
Perubahan 2023 menetapkan standar, bukan melarang cara lain. Beberapa undang-undang sengaja tetap menghitung berdasarkan tahun kalender — termasuk batas umur tes pegawai negeri — terutama agar orang yang lahir di tahun yang sama diperlakukan sama. Yang paling mungkin ditemui wisatawan:
- Alkohol dan rokok. Undang-Undang Perlindungan Remaja mendefinisikan anak di bawah umur sebagai orang yang berumur kurang dari 19 tahun menurut umur internasional — tetapi tidak termasuk mereka yang sudah melewati 1 Januari pada tahun mereka genap 19 tahun. Artinya, batasnya bergeser saat Tahun Baru, bukan saat ulang tahun. Pada 2026, mereka yang lahir tahun 2007 atau sebelumnya boleh membeli minuman beralkohol dan rokok, apa pun bulan lahirnya.
- Wajib militer. Menurut Undang-Undang Dinas Militer, laki-laki Korea umumnya dipanggil untuk pemeriksaan wajib militer pada tahun mereka genap 19 tahun.
- Masuk sekolah. Anak-anak mulai masuk SD pada 1 Maret tahun berikutnya setelah mereka genap enam tahun, sehingga semua anak yang lahir di tahun kalender yang sama masuk bersama.
Jadi, ya: orang Korea bisa berumur 18 tahun menurut hitungan resmi dan tetap boleh memesan bir secara legal. Itu bukan celah hukum; sistemnya memang dirancang begitu.
Kenapa umur begitu penting di Korea
Kalau umur hanya sekadar angka, semua ini tidak terlalu penting. Tapi di Korea, umur menentukan cara orang berbicara. Bahasa Korea punya ragam sopan, 존댓말 (jondaenmal), dan ragam santai, 반말 (banmal), dan pilihannya biasanya bergantung pada siapa yang lebih tua. Umur juga menentukan panggilan: perempuan yang lebih muda memanggil teman perempuan yang lebih tua 언니 (eonni), laki-laki yang lebih muda memanggil teman laki-laki yang lebih tua 형 (hyeong), dan seterusnya.
Karena itu, pertanyaan soal umur sering muncul hanya beberapa menit setelah berkenalan. Itu bukan kepo; dua orang sedang mencari tahu tata bahasa mana yang harus dipakai. Banyak orang Korea melewatkan hitung-hitungan dan langsung menanyakan tahun lahir: 몇 년생이세요? (myeon nyeonsaeng-iseyo?, "Lahir tahun berapa?"). Mengetahui bahwa kalian seumuran — 동갑 (donggap) — adalah momen kecil yang menyenangkan, karena sering kali artinya kalian bisa santai memakai bahasa informal sebagai 친구 (chingu), kata yang dalam percakapan sehari-hari biasanya berarti teman seumuran.
Bahkan tahun lahir pun punya catatan kecil. Sampai tahun ajaran 2009, anak yang lahir di bulan Januari dan Februari bisa masuk sekolah setahun lebih awal, bersama anak-anak kelahiran tahun sebelumnya. Orang dewasa dari angkatan itu disebut 빠른 년생 (ppareun nyeonsaeng, "tahun lahir cepat"), dan menentukan mereka masuk kelompok mana bisa menyita sebagian besar acara makan malam.
Kalau kamu berkunjung ke Korea
- Jangan tersinggung saat ditanya umur. Jawab dengan umur internasional, atau sebutkan saja tahun lahirmu — sering kali itulah yang sebenarnya ingin diketahui.
- Bawa identitas kalau mau minum. Bar dan minimarket bisa memeriksanya, dan yang dihitung adalah tahun lahir — jadi bawalah paspor.
- Jangan langsung memakai bahasa santai hanya karena kamu lebih tua. Tunggu diajak. Ajakan yang umum adalah 말 편하게 하세요 (mal pyeonhage haseyo, "Silakan bicara santai saja").
- Pakai kata yang lebih hormat untuk orang yang jauh lebih tua. Kepada mereka, tanyakan 연세가 어떻게 되세요? (yeonsega eotteoke doeseyo?), yang memakai kata hormat untuk "umur".
- Tidak perlu mengoreksi. Kalau orang Korea yang lebih tua menyebut umur yang terdengar satu atau dua tahun lebih banyak, mungkin ia memakai umur Korea karena kebiasaan.
Jawaban singkat
Apakah Korea masih memakai umur Korea?
Secara resmi, tidak. Sejak 28 Juni 2023, undang-undang, kontrak, dan dokumen publik memakai umur internasional sebagai standar. Sebagian orang masih menyebut umur Korea dalam obrolan karena kebiasaan.
Berapa umur minimal untuk minum alkohol di Korea?
Kamu boleh membeli minuman beralkohol mulai 1 Januari pada tahun kamu genap 19 tahun menurut umur internasional. Pada 2026, itu berlaku bagi semua yang lahir tahun 2007 atau sebelumnya.
Bagaimana cara menghitung umur Korea?
Ambil tahun sekarang, kurangi dengan tahun lahirmu, lalu tambahkan satu. Tanggal ulang tahun tidak berpengaruh.
Sumber
- Korea.kr (Korea Policy Briefing) — 'International age' becomes the standard from June 28, 2023 (Ministry of Government Legislation)
- Korea.kr — Age to buy alcohol and tobacco under the international age system (Youth Protection Act)
- The Korea Herald — Korea starts using int'l age system, but exceptions remain
- The Korea Times — How South Korea's complex age custom has endured
- Ministry of Government Legislation — Press release on the first year of the international age law (survey results)


