Bolehkah minta tambah banchan (lauk pendamping) gratis di restoran Korea?
Boleh. Di kebanyakan restoran Korea dengan pelayanan di meja, lauk pendamping dasar seperti kimchi dan sayuran berbumbu bisa ditambah gratis, dan minta tambah itu hal yang sangat biasa. Tidak ada yang akan menganggapmu rakus; piring kimchi yang kosong justru memberi tahu pelayan bahwa kamu menyukainya.
Alasannya, bagi kami 반찬 (banchan, lauk pendamping) bukan tambahan. Makan ala Korea berarti nasi ditambah apa pun yang dimakan bersama nasi, jadi harga sup atau ikan panggangmu diam-diam sudah mencakup piring-piring kecil di sekelilingnya. Kisah lengkapnya, dari meja istana sampai rumah makan sederhana zaman sekarang, ada di tulisan kami tentang kenapa makan di Korea selalu ditemani banyak lauk kecil.
Cara memintanya gampang. Cari perhatian pelayan atau panggil 저기요 (jeogiyo, "permisi"), tunjuk piring yang kosong, lalu bilang 이거 더 주세요 (igeo deo juseyo, "tolong tambah yang ini"). Tapi sebelum memanggil siapa pun, lihat dulu apakah ada pojok swalayan bertanda 셀프 (selpeu, "ambil sendiri"). Pojok seperti ini umum di tempat makan sederhana, dan kalau ada, staf berharap kamu mengisi piringmu sendiri. Di restoran BBQ, aturan yang sama berlaku untuk selada dan daun pembungkus lainnya, salah satu aturan tak tertulis BBQ Korea.
Tapi tidak semuanya bisa ditambah gratis:
- Lauk istimewa atau yang lebih mahal, seperti pancake gurih yang digoreng di wajan atau sepotong ikan panggang, mungkin hanya disajikan sekali. Di beberapa tempat, telur kukus adalah menu tersendiri.
- Pesanan antar dan bawa pulang sering mengenakan biaya untuk lauk tambahan.
- Kenaikan harga sayur sedang menguji kebiasaan ini. Awal 2026, para pemilik restoran terang-terangan memperdebatkan apakah isi ulang lauk sebaiknya berbayar (dalam jajak pendapat daring yang dikutip The Korea Herald, mayoritas masih menolak), dan sejak itu media Korea memberitakan beberapa tempat yang mengenakan biaya kecil untuk tambahan selada atau kimchi. Kalau begitu, biasanya ada pengumuman di dinding atau keterangan di menu.
Restoran Korea di luar Korea punya aturannya sendiri, jadi kalau ragu, tanyakan saja. Di mana pun kamu makan, ambil dan minta secukupnya: hukum keamanan pangan Korea melarang restoran menyajikan ulang makanan sisa seorang pelanggan kepada orang lain, jadi hampir semua banchan yang tersisa berakhir di tempat sampah. Dan mengisi wadah di pojok swalayan untuk dibawa pulang adalah satu-satunya hal yang benar-benar akan membuat pemilik restoran kesal.

