1 Oktober 2026

Ruang keluarga Korea — cerita dari orang Korea, dalam bahasamu

Bahasa

Oppa, unnie, hyung, noona: saat teman jadi keluarga di Korea

Artinya 'kakak laki-laki' — tapi hanya kalau yang bicara perempuan, dan maknanya bisa jauh lebih dalam. Panduan panggilan keluarga di Korea.

Oleh Editor MARU · · 6 menit baca
Oppa, unnie, hyung, noona: saat teman jadi keluarga di Korea
Foto: Nuhyil Ahammed / Pexels

Kalau kamu pernah ikut bernyanyi "Gangnam Style", lagu hit Psy tahun 2012, kamu sudah pernah mengucapkan kata ini. "Oppan Gangnam style" adalah bentuk singkat dari 오빠는 (oppaneun, "oppa ini") — si penyanyi menyebut dirinya sendiri oppa sambil pamer.

Lalu, apa sebenarnya arti 오빠 (oppa)? Secara harfiah, itu panggilan anak perempuan atau perempuan dewasa untuk kakak laki-lakinya. Tapi kamus bahasa Korea memberi kata ini tugas kedua: perempuan yang lebih muda boleh memakainya dengan hangat untuk laki-laki yang lebih tua, meski tidak punya hubungan darah. Begitulah satu kata keluarga bisa mencakup teman laki-laki yang lebih tua, pacar, cukup banyak suami, dan hampir semua bintang K-pop pria. Ada dua syaratnya. Yang bicara harus perempuan, dan kata ini mengandaikan kedekatan yang sungguhan. Kalau salah satunya meleset, kedengarannya jadi aneh.

Empat kata, dua pertanyaan

Bahasa Indonesia punya "kakak" dan "adik"; bahasa Korea juga membedakan yang lebih tua dan yang lebih muda, tetapi lebih rinci lagi. Saat memanggil kakak — atau teman yang lebih tua — kata yang dipakai bergantung pada dua pertanyaan: yang bicara laki-laki atau perempuan, dan orang yang lebih tua itu laki-laki atau perempuan?

Perhatikan arahnya: kata-kata ini selalu mengarah ke atas. Tidak ada yang memanggil orang yang lebih muda "adik kecil" secara langsung; yang lebih tua cukup memakai namanya, dan menyebutnya 동생 (dongsaeng, adik). Sebagian besar panggilan ini juga punya bentuk yang lebih hormat — 형님 (hyeongnim) dan 누님 (nunim) — sementara bentuk formal oppa, 오라버니 (orabeoni), kini terdengar kuno dan lebih sering muncul di drama sejarah.

Kata oppa sendiri ternyata lebih muda dari dugaan. Menurut Ensiklopedia Kebudayaan Korea, kata ini belum muncul dalam kamus bahasa Korea yang disusun tahun 1895, tetapi sudah tercatat dalam kamus tahun 1938, dan kemungkinan besar terbentuk pada abad ke-20, mirip dengan 아빠 (appa, ayah).

Teman, pacar, dan idol

Menjadikan teman seperti keluarga adalah salah satu kebiasaan paling hangat dalam bahasa Korea. Dua teman kuliah yang beda satu tahun menjadi hyeong dan dongsaeng; rekan kerja perempuan yang beberapa tahun lebih tua, setelah akrab, menjadi eonni. Institut Nasional Bahasa Korea, penerbit Kamus Standar Bahasa Korea, mendefinisikan makna oppa yang meluas ini sebagai kata yang dipakai perempuan yang lebih muda kepada laki-laki yang lebih tua secara 정답게 (jeongdapge) — "dengan hangat dan penuh rasa sayang". Kata keterangan itu punya peran besar. Oppa bukan sekadar label untuk laki-laki yang lebih tua; ia adalah pernyataan kecil bahwa kalian dekat.

Karena memadukan kedekatan dengan sedikit rasa kagum, oppa juga masuk dengan mulus ke dunia asmara. Banyak perempuan Korea memanggil pacarnya oppa, dan sebagian tetap memakainya setelah menikah. Apakah itu "benar"? Institut Nasional Bahasa Korea mengatakan tidak ada aturan resmi soal panggilan antara suami dan istri, dan pasangan bebas memilih — tetapi menyarankan untuk memperhatikan apakah panggilan itu membuat orang di sekitar merasa tidak nyaman saat kalian tidak sedang berdua. Pasangan suami istri juga punya kosakata sendiri, seperti 여보 (yeobo), panggilan klasik antara suami dan istri.

Lalu ada panggung. Media Korea sudah lama memakai istilah 오빠부대 (oppa budae, "pasukan oppa") untuk kerumunan penggemar perempuan muda yang meneriaki penyanyi pria. Kini penggemar di seluruh dunia memanggil idol pria favorit mereka oppa, dan penggemar perempuan memanggil idol perempuan eonni. Arah sebaliknya juga ada: lagu debut SHINee tahun 2008, "Replay", dikenal dalam bahasa Korea sebagai 누난 너무 예뻐 (Nunan neomu yeppeo, "Noona, kamu cantik sekali").

Saat oppa terdengar salah

Seonbae, hubae, dan jalan tengah yang aman

Tidak semua orang yang lebih tua adalah oppa atau eonni. Di sekolah, klub, dan kantor, orang Korea memakai 선배 (seonbae, sering ditulis "sunbae") untuk orang yang mulai lebih dulu darimu, dan 후배 (hubae) untuk yang mulai sesudahmu. Kamus mengaitkan seonbae dengan orang yang lebih dulu atau lebih tinggi dalam kedudukan, umur, atau keahlian di bidang yang sama, atau yang lebih dulu masuk sekolahmu — dan Institut Nasional Bahasa Korea menegaskan bahwa rekan yang masuk kerja lebih dulu bisa menjadi seonbae-mu meski umurnya lebih muda. Di dunia hiburan, junior menyapa seniornya dengan 선배님 (seonbaenim). Seonbae juga jadi jalan tengah bagi perempuan yang ingin bersikap ramah kepada kakak tingkat laki-laki tanpa keakraban sebesar oppa.

Dan kalau belum ada hubungan sama sekali, ada 씨 (ssi), yang diletakkan setelah nama lengkap atau nama depan seseorang. Kamus Standar menjelaskannya sebagai cara sopan menyapa seseorang, tetapi menambahkan bahwa di luar situasi resmi, kata ini sulit dipakai kepada orang yang kedudukannya di atasmu — umumnya untuk rekan setara atau yang lebih muda. Banyak kantor kini lebih memilih 님 (nim) setelah nama atau jabatan.

Kalau kamu berkunjung ke Korea

Jawaban singkat

Apakah laki-laki boleh bilang oppa?

Tidak dalam arti biasa. Oppa dipakai oleh penutur perempuan; laki-laki memanggil kakak atau teman pria yang lebih tua dengan hyeong (hyung). Kalau laki-laki bilang oppa, biasanya sedang bercanda.

Apakah oppa berarti pacar?

Tidak dengan sendirinya. Perempuan juga memakainya untuk kakak kandung, teman pria yang lebih tua, dan idol. Tapi karena menandakan kedekatan, banyak perempuan memanggil pacarnya oppa — dan memakainya kepada pria yang baru dikenal bisa terdengar seperti menggoda.

Apa beda unnie dan noona?

Keduanya berarti "kakak perempuan". Eonni (unnie) diucapkan oleh perempuan; nuna (noona) diucapkan oleh laki-laki.

Sumber

Lainnya dari MARU

Tanya orang Korea

Tanya orang Korea

Penasaran dengan sesuatu di Korea? Tanyakan dalam bahasamu — pertanyaan terbaik kami jawab dalam cerita baru.

Jangan sertakan informasi pribadi. Pertanyaan bisa dikutip (tanpa namamu) di cerita berikutnya.

Surat dari Korea

Satu cerita setiap Minggu, dijelaskan oleh orang Korea — dalam bahasamu.